
BERITA MADRASAH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kendari di kancah internasional. Seorang siswi berbakat bernama Aqilla Putri Frasasti Arnol berhasil mengharumkan nama sekolah dan daerahnya. Ia sukses membawa pulang medali pada ajang kompetisi bela diri bergengsi tingkat pelajar dan mahasiswa.
Ajang kejuaraan yang diikuti oleh Aqilla bukanlah kompetisi sembarangan, melainkan Kejuaraan Karate antar Pelajar dan Mahasiswa Terbuka Tingkat Internasional. Kompetisi bertajuk “International Open Karate Championship Esa Unggul CUP ke-6 Tahun 2026” ini merupakan event berskala besar yang mempertemukan berbagai atlet muda berbakat. Turnamen ini diselenggarakan secara terpusat di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
Dalam kejuaraan yang berlangsung selama satu pekan, tepatnya mulai tanggal 15 hingga 21 Juli 2026 tersebut, Aqilla menunjukkan ketangguhan fisik dan teknik karate yang mumpuni. Melalui perjuangan yang keras di atas tatami, siswi berprestasi ini bertanding dengan gemilang dan berhasil mengamankan posisi Juara 3. Kemenangan tersebut diraihnya pada kategori spesifik, yakni Kumite Pemula Putri untuk kelas berat badan -42kg.
Menanggapi pencapaian gemilang ini, Kepala Madrasah MTsN 1 Kendari, H. Mappataliang, memberikan apresiasi dan komentar yang sangat positif.
“Kami dari keluarga besar MTsN 1 Kendari sangat bangga dan bersyukur atas prestasi luar biasa yang ditorehkan oleh ananda Aqilla Putri Frasasti Arnol. Keberhasilannya meraih Juara 3 di tingkat internasional bukan hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat kota Kendari. Ini adalah bukti nyata bahwa madrasah kita mampu bersaing dan unggul di segala bidang, termasuk di bidang olahraga bela diri,” ungkap H. Mappataliang dengan penuh rasa bangga.
Lebih lanjut, H. Mappataliang menambahkan bahwa pencapaian ini diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi siswa-siswi lainnya di madrasah tersebut. Menurutnya, pihak sekolah selalu memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan minat, bakat, serta potensi peserta didik, baik dalam ranah akademik maupun non-akademik. Ia berharap akan terus bermunculan siswa-siswi berprestasi lainnya yang mampu mewujudkan visi “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia” yang juga menjadi semboyan sekolah.
Persaingan dalam International Open Karate Championship tentu sangatlah ketat, mengingat ajang ini bersifat terbuka dan bertaraf internasional. Para peserta dituntut untuk memiliki daya juang tinggi, kesiapan mental, dan strategi bertanding yang matang. Keberhasilan Aqilla menembus posisi tiga besar menegaskan bahwa proses latihan dan dedikasinya selama ini telah membuahkan hasil yang manis.(Rs)

Leave A Comment