MTsN 1 Kendari Jalin Kerja Sama LPPM UHO Gelar Workshop Pemanfaatan Augmented Reality

Kendari ,(Humas MTsN 1)--- Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kendari terus berinovasi dalam mempersiapkan diri menuju madrasah riset. Kali ini ,berkerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar workshop Pemanfaatan Augmented Reality sebagai media pembelajaran digital, pada Ahad 12 September 2021 di aula Ma’had Thalabul lmi MTsN 1 Kendari.. Kegiatan ini diikuti oleh 30 guru dari beberapa mata pelajaran dengan menerapkan protokol kesehatan. Tema yang diusung pada workshop kali ini adalah” Pemanfaatan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Digital Efektif Dan Inovatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Guru MTsN 1Kendari Dalam Menghadapi Era Teknologi 5.0”.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kendari H. Zainal Mustamin S.Ag.,MA. Dalam arahannya, Kakankemenag mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada LPPM UHO yang telah memilih MTsN 1 Kendari sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini, yang dianggap kegiatan yang sangat visioner dan berharap kegiatan ini bisa dikembangkan tidak hanya pada madrasah negeri tetapi juga kepada madrasah swasta..
“Saya menganggap bahwa workshop ini sangat visioner, karna memang kita sedang mempersiapkan madrasah kita ini bisa beradaptasi dengan perkembangan, dan kemajuan itu harus dimulai dari dunia pendidikan, karena itu guru guru harus mengadaptasikan diri dari kemajuan pendidikan , sebab mutu pendidikan pasti dimulai dari kualitas pembelajaran, dan pembelajaran yang berkualitas menuntut guru yang berkualitas dengan demikian akan memberi dampak pada kelas yang berkualitas,sekolah yang berkualitas,,daerah yang berkualitas, dan bangsa yang berkualitas. Karena itu, workshop diharapkan tidak hanya sebatas mengenalkan metode pembelajaran tetapi juga bagaimana melatih guru
menciptakan inovasi pembelajaran dan kreativitas baru didunia digital seperti yang dikenalkan hari ini.”ungkapnya
Lebih lanjut Kakankemenag mendorong kepada guru guru agar memiliki visi jauh kedepan, dan senantiasa meningkatkan kan kemampuan nya dalam rangka mempersiapkan generasi post millenial yang akan menjadi pemimpin bangsa dimasa depan.
“ Guru dimadrasah memiliki tanggung jawab ganda , bagaimana mengintegrasikan sains dan ilmu pengetahuan kedalam satu pormula yang bisa membentuk kualitas diri anak yang baik. Karena islam itu dibuktikan dengan kebenaran ilmu pengetahuan sebagaimana para ilmuan islam yang tidak pernah berehenti belajar, meneliti tehadap sebuah pengetahuan. “ Harapnya.
Sementara itu Ketua tim LPPM UHO Muh.Ali Marhadi S.Pd.,M.Pd.,saat memberikan arahan nya mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan dalam rangka meningkatan kapasitas guru hususnya dalam mendesain sebuah pembelajaran agar para siswa mudah memahaminya
“ Dalam materi pembelajaran harus dikemas sedemikan rupa sehingga mudah dipahami oleh siswa, dan bagi guru, juga bisa memahami dengan mudah apa yang diajarkan. Ungkapnya.
Lebih lanjut Ali Marhadi memberikan gambaran tentang Augmented Reality. Tuntutan kedepan diera 5.0 sangat dibutuhkan adalah keterampilan , karena itu tidak terlepas dari dunia pendidikan, orang bisa belajar dan mengajar bisa kapan pun dan dimanapun. Oleh karena pemanfaatan media tehnologi dalam pembelajaran sangat dibutuhkan, sehingga penting kita selalu meningkatkan kapasitas kita. Jelasnya.
Diahir arahannya Ali Marhadi berharap kepada pemaetri untuk memberikan pendampingan secara maksimal, sehingga setelah kegiatan ini ada hasil yang diperoleh guru guru MTs) 1 Kendari
Kepala MTsN 1 Kendari Mappataliang sangat berterimakasih kepada tim LPPM UHO atas kerjasama dalam penyelenggaraan workshop ini, yang sangat diharapkan, mengingat MTsN 1 Kendari menjadi salah satu madrasah riset di Sultra. Beliau berharap guru guru dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dalam rangka meningkatkan pengetahuan dalam pengembangan pembelajaran agar lebih kreatif dan inovatif.
Turut hadir dalam kegiatan ini kasi penma kemenag kota kendari, serta tim LPPM UHO .