


Pendidikan di era modern menuntut adanya inovasi yang berkelanjutan demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berwawasan luas, dan berdaya saing. Di tengah gempuran arus informasi, kemampuan literasi menjadi salah satu fondasi utama yang harus ditanamkan kepada para peserta didik sejak dini. Menyadari urgensi tersebut, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kendari terus bergerak maju dengan menghadirkan berbagai terobosan di bidang pendidikan. Komitmen ini diwujudkan melalui pembiasaan positif yang melibatkan seluruh elemen madrasah.
Salah satu program inovatif dan menjadi kebanggaan yang secara konsisten dijalankan di lingkungan MTsN 1 Kendari adalah program Selasa Literasi, atau yang lebih akrab disapa dengan akronim “Serasi”. Sesuai dengan namanya, program pembiasaan membaca ini dilaksanakan secara rutin dan tertib pada setiap hari Selasa pagi. Kegiatan literasi ini mengambil alokasi waktu yang strategis, yakni sesaat sebelum Proses Belajar Mengajar (PBM) di dalam kelas resmi dimulai, sehingga para siswa dapat mengawali hari dengan pikiran yang segar.
Kehadiran program Serasi di sekolah ini memiliki tujuan utama yang sangat fundamental, yaitu untuk membangun dan merawat budaya literasi di kalangan murid MTsN 1 Kendari. Pihak madrasah menyadari betul bahwa membaca adalah kunci untuk membuka jendela dunia. Melalui peningkatan budaya literasi yang berkesinambungan ini, madrasah menaruh harapan besar agar wawasan, cara berpikir kritis, dan ilmu pengetahuan para peserta didik dapat terus bertambah seiring berjalannya waktu.
Perjalanan program inovatif ini bukanlah sekadar wacana sesaat yang mudah pudar. Faktanya, kegiatan Serasi di MTsN 1 Kendari tercatat sudah berjalan dengan konsistensi penuh selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Hal ini menunjukkan komitmen dan dedikasi yang kuat dari seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah untuk benar-benar menanamkan karakter cinta membaca. Selama tiga tahun perjalanannya, program ini telah bertransformasi menjadi sebuah budaya identitas yang melekat kuat dalam keseharian para murid.
Ketekunan dan konsistensi madrasah dalam merawat budaya literasi rupanya memberikan timbal balik yang luar biasa terhadap perkembangan kognitif murid. Pembiasaan membaca dan mencerna informasi ini terbukti berdampak langsung terhadap daya serap dan kemampuan akademik mereka di kelas. Secara bertahap namun pasti, kegiatan ini mampu mendongkrak deretan prestasi murid MTsN 1 Kendari, baik di ranah sains, ilmu sosial, maupun kemampuan kebahasaan.
Rentetan prestasi membanggakan yang diraih oleh murid- murid MTsN 1 Kendari menjadi bukti tak terbantahkan dari keberhasilan program Serasi. Salah satu pencapaian yang paling prestisius adalah keberhasilan perwakilan madrasah dalam meraih Juara 2 pada ajang International Invention, Innovation And Design Competition (I3DC) tahun 2026 yang diselenggarakan di negara Malaysia. Sementara itu di level regional, kecerdasan siswa MTsN 1 Kendari sukses dibuktikan dengan raihan Juara 1 dalam ajang bergengsi Debat Bahasa Indonesia tingkat SMP/MTs se-Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 yang berlangsung di MAN IC Kendari.
Tidak berhenti sampai di situ, dominasi dan ketajaman wawasan siswa MTsN 1 Kendari juga terlihat jelas pada berbagai kompetisi bergengsi lainnya. Utusan madrasah ini sukses menyabet gelar Juara 1 Lomba Cepat Tepat (LCT) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sekaligus Juara 1 Olimpiade Matematika tingkat SMP/MTs se-Sultra tahun 2026 di MAN IC Kendari. Kehebatan literasi dan argumentasi siswa semakin dipertegas dengan raihan predikat The Best Speaker sebanyak dua kali dalam lomba Debat Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh SMAN 4 Kendari dan MAN IC Kendari. Berbagai torehan piala ini menggenapi puluhan prestasi membanggakan lainnya yang telah disumbangkan oleh para murid berprestasi tersebut.
Keberhasilan implementasi program Serasi tentu tidak terlepas dari sistem pelaksanaan yang terstruktur serta pendampingan yang intensif dari para guru. Dalam setiap pelaksanaannya di hari Selasa pagi, kegiatan ini selalu dikawal dan didampingi secara langsung oleh para guru piket yang bertugas. Koordinator piket kegiatan Serasi, Hidayati Fauziah, menjelaskan bahwa metode yang diterapkan sangat dinamis dan tidak sekadar mengharuskan siswa untuk berdiam diri membaca buku teks di tempat duduk mereka.
Lebih dari sekadar membaca, para siswa juga dilatih dan dibiasakan untuk berani tampil menyampaikan atau menceritakan kembali berbagai informasi yang telah mereka baca. Pembiasaan menceritakan kembali hasil bacaan ini dinilai sebagai langkah yang sangat efektif untuk mengasah kemampuan komunikasi publik, memperkuat daya ingat, serta melatih kepercayaan diri murid di hadapan teman-temannya. Hal inilah yang membuat kegiatan Serasi menjadi hidup dan interaktif.
Menyadari besarnya manfaat dari kegiatan ini, pihak madrasah terus berupaya merumuskan langkah-langkah inovasi lanjutan agar program Serasi memiliki daya tarik yang lebih kuat. Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum sekaligus sosok pencetus utama lahirnya kegiatan Serasi, Faisal Pribadi, mengungkapkan gagasan barunya untuk tahun ini. Ia merencanakan adanya seleksi dan pemilihan Duta Literasi khusus di lingkup internal MTsN 1 Kendari.
Faisal Pribadi menjelaskan bahwa figur Duta Literasi yang terpilih nantinya akan mengemban amanah penting sebagai pelopor penggerak kegiatan membaca di madrasah. Kehadiran duta ini diharapkan mampu memberikan warna baru sekaligus menjadi teladan bagi rekan-rekan sebayanya, sehingga motivasi berliterasi di kalangan murid dapat tumbuh secara organik.
Seluruh rangkaian inovasi dan rentetan prestasi gemilang dari program ini mendapatkan respons yang sangat positif dari pimpinan madrasah. Kepala MTsN 1 Kendari, H. Mappataliang, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan senantiasa mendukung penuh keberlanjutan kegiatan Serasi. Ia menegaskan bahwa dukungan menyeluruh ini diberikan karena program Serasi telah terbukti secara empiris meningkatkan prestasi murid secara berjenjang, mulai dari kejuaraan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, level nasional, hingga akhirnya sukses mengharumkan nama madrasah di tingkat internasional.(Rs)

Leave A Comment